[Ternate Sport] Sudah empat seri Djarum Sirkuit Nasional 2012 dilalui, dan di sektor ganda putra diikuit dengan empat juara yang berbeda. Ini membuat perbedaan cukup mencolok dibanding tahun lalu, dimana tahun lalu Rendra Wijaya/ Rian Sukmawan dari PB Djarum begitu dominan di nomor ini.
Di seri pembuka di Banjarmasin, Rendra/Rian gagal menjadi penghuni podium pertama setelah kandas di tangan dua pemain senior tanah air, Nova Widianto/ Trikus Harjanto. Sedangkan di seri kedua di Palembang malah memunculkan dua pasangan muda yang lagi-lagi dimiliki PB Djarum yakni Dandi Prabudita/Wifqi Windarto yang berduel dengan juara Kejurnas taruna 2011, Kenas Adi Haryanto/Sigid Sudrajad, duel ini mengukuhkan Dandi/Wifqi untuk pertama kali sebagai juara.
Kenas/Sigid kembali menembus final di Jambi, sayang, lagi-lagi mereka harus puas di posisi runner up, setelah Rendra/Rian yang tersingkir di delapan besar di Palembang, berhasil menjadi juara. Kemudian kejutan kembali terjadi di Makassar. Chrisna Adi Wijaya/Ridho Akbar yang belum pernah mengukirkan namanya di podium, menggebrak GOR Sudiang dengan menjadi juara setelah mengandaskan juara Djarum Sirnas Palembang 2012, Dandi/ Wifqi.
Empat Djarum Sirnas dengan empat juara tentu menunjukkan bahwa persaingan di nomor ini tak pernah redup. Permainan cepat, adu trik di depan net, dan pamer kekuatan smes menjadi ciri khas nomor ini.
Persaingan di Jakarta pun tentu akan ketat, kira-kira siapa yang akan menjadi juara di GOR Asia Afrika? Akankah nama-nama lama, ataukah akan kembali muncul juara baru?
Di seri pembuka di Banjarmasin, Rendra/Rian gagal menjadi penghuni podium pertama setelah kandas di tangan dua pemain senior tanah air, Nova Widianto/ Trikus Harjanto. Sedangkan di seri kedua di Palembang malah memunculkan dua pasangan muda yang lagi-lagi dimiliki PB Djarum yakni Dandi Prabudita/Wifqi Windarto yang berduel dengan juara Kejurnas taruna 2011, Kenas Adi Haryanto/Sigid Sudrajad, duel ini mengukuhkan Dandi/Wifqi untuk pertama kali sebagai juara.
Kenas/Sigid kembali menembus final di Jambi, sayang, lagi-lagi mereka harus puas di posisi runner up, setelah Rendra/Rian yang tersingkir di delapan besar di Palembang, berhasil menjadi juara. Kemudian kejutan kembali terjadi di Makassar. Chrisna Adi Wijaya/Ridho Akbar yang belum pernah mengukirkan namanya di podium, menggebrak GOR Sudiang dengan menjadi juara setelah mengandaskan juara Djarum Sirnas Palembang 2012, Dandi/ Wifqi.
Empat Djarum Sirnas dengan empat juara tentu menunjukkan bahwa persaingan di nomor ini tak pernah redup. Permainan cepat, adu trik di depan net, dan pamer kekuatan smes menjadi ciri khas nomor ini.
Persaingan di Jakarta pun tentu akan ketat, kira-kira siapa yang akan menjadi juara di GOR Asia Afrika? Akankah nama-nama lama, ataukah akan kembali muncul juara baru?
Sumber: http://www.bulutangkis.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=7726

0 komentar:
Posting Komentar